- Back to Home »
- Dukungan Jokowi Selalu Maju Terus
Posted by : Unknown
Saturday, August 17, 2013
Dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi untuk menjadi
calon presiden pada 2014 mulai digalang. Dukungan itu dilakukan dengan
mengumpulkan 45 juta KTP pendukung.
"Penggalangan
dukungan untuk Jokowi akan dilakukan Yayasan Panglima Besar. Kami luncurkan
gerakan publik termasuk inisiatif relawan yang jaringannya terbentuk mengalir
begitu saja. Dalam 6 bulan diperkirakan terkumpul 60 juta KTP," kata Ketua
Bangun Gotong Royong Jakarta (Bankrojak) Iwan Piliang di Jakarta.
Untuk menggalang
dukungan itu, telah dirilis lagu berjudul "Pemimpinku" karya musisi
Bona Papatungan, yang sebelumnya sudah dikenal lewat lagu "Gayus
Tambunan". Lagu itu menggambarkan krietria pemimpin yang ditunggu rakyat
Indonesia dan Jokowi yang dianggap paling tepat.
"Kalau parpol,
termasuk DPP PDI Perjuangan tak juga segera bersikap, kami akan menggalang
dukungan langsung kepada rakyat. Target kami mengumpulkan 45 juta KTP
pendukung. Saat ini jaringan kami di 10 kota besar bahkan sudah memastikan
bakal menyiapkan 10 juta pendukung Jokowi,” kata Iwan.
Penggalangan itu
berlanjut di sepuluh kota besar di IndoNesia, seperti Yogyakarta, Surabaya,
Jakarta, Semarang, Bandung dan kota lainnya di seluruh Jawa. "Begitu pula
di Sumatera Utara dan wilayah Sumatera lainnya," kata Iwan.
Bona Paputungan mengaku
sedih karena Indonesia sebagai negara kaya belum ditata dengan baik. Untuk itu
dia merindukan adanya perubahan. "Kami sedih dan kami merindukan sosok
yang hadir dalam memperbaiki negeri ini. Sosok yang dinilai mampu melakukan
perubahan itu adalah Pak Jokowi," katanya.
Sayangnya, lanjut Bona,
partai yang mendukung Jokowi jadi Gubernur DKI Jakarta sampai saat ini belum
berani menyatakan pencalonannya sebagai Presiden. Karena itu, dari Yayasan
Panglima Besar Soedirman dan Bangrojak yang didukung para relawan di berbagai
kota besar di Indonesia siap menggalang dukungan terhadap mantan Walikota Solo
itu.
Di tempat terpisah,
politisi senior PDI Perjuangan Sabam Sirait menegaskan, tidak ada masalah
antara Mega dengan Jokowi. "Mereka baik-baik saja, terutama menanggapi
pembicaraan-pembicaraan soal pilpres," ungkapnya.
Karena hubungan Megawati
dengan Jokowi sangat bagus, lanjut Sabam, maka persepsi akar rumput PDI Perjuangan
di berbagai daerah terhadap sosok Jokowi juga sangat positif. Akar rumput di
bawah menilai Jokowi adalah sosok kader yang sangat potensial dan menjadi aset
bangsa.
Soal wacana capres atau
cawapres, Sabam mengatakan bahwa Pilpres masih lama. Karena itu sosok yang
mengajak Megawati dan almarhum Taufiq Kiemas untuk bergabung di PDI ini juga
menyarankan kepada semua kader untuk sabar dalan menanggapi wacana ini. Semua
kader akan lebih baik bekerja keras dengan posisi masing-masing.
"Jokowi bekerja
keras untuk memperbaiki Jakarta, Ganjar bekerja keras untuk memperbaiki Jateng,
semua kader PDI Perjuangan yang menjabat di eksekutif dan di legislatif di
semua tingkatan dan daerah juga bekerja keras. Semua kerja keras sehingga
rakyat menilai. Soal capres dan cawapres biarkan berjalan alami saja,"
tuturnya.






